Saya menjadikan salah satu karya eyang Djokolelono, Sekoci Penyelamat Antariksa, sebagai skripsi saya. Pada beberapa bagian agak sulit menganalisisnya, namun selebihnya ini sangat seru dan dapat menjadi inspirasi bagi bangkitnya cerita anak yang lebih kreatif. Tetapi saya juga berharap, cerita fiksi ilmiah seperti yang ditulis beliau bukan hanya masuk ke ranah cerita anak-anak, tetapi juga remaja bahkan dewasa. Hal ini agar orang dewasa sadar akan pentingnya produksi di atas anak-anak yang hanya terkesan mengonsumsi teknologi bulat-bulat hingga ketergantungan. Dengan kehadiran beliau di ranah cerita anak-anak, sekilas, mengingatkan saya pada C.S. Lewis.