Saya harus apresiasi karena untuk sekelas film Indonesia, visual efeknya oke, action lumayan wow, gore-nya sebagai film zombie juga dapet, dan Mikha Tambayong terlihat bad-ass sekali.
Satu hal yg menggangu saya, sepanjang film itu para karakter utamanya pada pegang hp dan bisa telpon-telponan, radio di kantor polisi juga nyambung, yg artinya saluran komunikasi masih ada, masak ga bisa minta bantuan lebih selain 1 mobil polisi doang? Seakan-akan dibuat terjebak di satu tempat, tapi padahal pada pegang alat komunikasi. Bisa saling nelpon, tapi ga bisa mgabarin dunia luar. Hah? Itu aja sih buat saya plot holenya.