Saya nonton film ini tidak berhenti ketawa. Film ini mewakili kehidupan saya semasa di FE-UH. Saya suka film seperti ini karena berani dan confident mengangkat cerita dengan style khas anak muda Makassar khususnya dan Sulawesi umumnya.
Tidak seperti film-film ataupun radio di Makassar selama ini yang biasanya bergaya ke Jakarta-Jakartaan ataupun Kebarat-baratan. Film ini pure Makassar.
Dalam film ini disamping mengedepankan komedi juga memberi edukasi tentang arti sebuah persahabatan, kerjasama dan menampilkan cara berpikir masyarakat setempat dipadukan dengan latar belakang ilmu dari masing-masing pemeran sehingga melahirkan dialog-dialog bersahaja namun kocak sehingga alur cerita film ini mengalir indah tanpa dibuat-buat dan tanpa terasa film ini berakhir sementara penonton masih mau menonton. Ini contoh yang baik buat perfilman Nasional agar menggunakan ciri khas bangsa jangan selalu glamour dan orientasinya gaya hidup luar negeri.
Saya yakin film ini akan disukai juga oleh penonton di Jakarta atau Indonesia lainnya. Sewaktu menonton film ini saya sedang bertugas di Makassar sementara tempat tinggal saya dan keluarga di Jakarta. Saya tidak bisa bayangkan bagaimana ramainya bioskop di Jakarta misalnya bila film ini ditonton oleh para pelajar atau perantau dari Makassar.