Sekilas mungkin biasa saja, kecuali Anda mendalami kisahnya. Bukan persoalan tokoh wanita memiliki sisa 10thn lagi untuk hidup, tapi sisi emosional dia menerima vonis itu di usianya yang ke 20, itu usia menanti bukan usia yang telah melewati banyak hal, ada banyak keinginannya seperti orang lain, ingin bekerja, ingin kumpul bersama teman, ingin berkeluarga seperti saudarinya dan ingin merasakan jadi seorang ibu. Di sisi lain ada tokoh pria yang ingin mengakhiri hidupnya hanya karena pesimis dan merasa pecundang adalah sesuatu yang masih bisa diperbaiki selagi ia masih memiliki kesempatan untuk hidup. Film ini bukan mengisahkan bagaimana seseorang menutup usia, tapi tentang bagaimana ia menjalani sisa hidupnya.